Perbedaan UKM dan UMKM

  • Berani
  • Okt 02, 2021
Perbedaan UKM dan UMKM

UKM dan UMKM memang sekilas terdengar mirip, dan sering kali dikira sama. Namun jangan salah, terdapat perbedaan UKM dan UMKM yang mencolok dari berbagai sisi. Meski begitu, tujuan keduanya relatif sama, yaitu menumbuhkan dan mengembangkan usaha untuk membangun perekonomian nasional.

Bedanya UKM dengan UMKM yang paling mudah ditemui adalah dari kepanjangannya, UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil Menengah. Sedangkan UMKM adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, meskipun sering kali lebih berfokus pada usaha mikronya.

Cara mendaftarkan UKM dan UMKM pun berbeda. Namun di masa sekarang ini, di mana segalanya bergerak secara digital, sudah ada cara mendaftar UKM go Online untuk mempermudah pendaftaran usaha anda, kapan saja dan di mana saja.

Penasaran dengan perbedaan UKM dan UMKM lebih lanjut? Simak ulasan di bawah ini sampai habis untuk memahaminya.

Perbedaan Modal

Yang pertama kali menjadi perbedaan antara UKM dan UMKM adalah besar modalnya. Untuk mendirikan sebuah unit UKM hanya diperlukan modal 50 juta rupiah, sedangkan untuk membangun sebuah unit UMKM, modal yang diperlukan mencapai 300 juta rupiah. Namun angka yang besar untuk membangun UMKM ini bisa disubsidi oleh bantuan pemerintah.

Nah, perbedaan ini dikarenakan UMKM dianggap lebih berpengaruh pada perkembangan ekonomi Indonesia secara keseluruhan, sedangkan UKM dianggap lebih perseorangan.

Omzet Usaha

Berikutnya adalah perbedaan dalam omzet usaha. Hal ini berdasarkan pada UU tahun 20 nomor 2008, yang menyebutkan omzet tahunan untuk usaha mikro paling besar hanya 300 juta, usaha kecil lebih dari 300 juta sampai 2.5 milyar, sedangkan usaha menengah, omzet tahunannya berada di kisaran 2.5 milyar sampai 50 milyar.

Perbedaan UKM dan UMKM dalam omzet memang tidak terlalu kentara dari luar, karena memang tidak sering disebutkan.

Kekayaan Bersih

Setelah membahas omzet, berikutnya adalah kekayaan bersih yang dimiliki masing-masing antara UKM dan UMKM, yang tidak termasuk tanah dan tempat usaha. Usaha Mikro memiliki kekayaan paling banyak 50 juta, sedangkan usaha kecil berkisar 50 juta sampai 500 juta, dan usaha menengah berkisar 500 juta sampai 10 Milyar.

Jumlah Tenaga Kerja

Data ini berdasarkan Badan Pusat Statistik, bahwa usaha menengah memiliki tenaga kerja sejumlah 20-99 orang, usaha kecil memiliki tenaga kerja sejumlah 6-19 orang, sedangkan usaha mikro paling tidak, memiliki 1-5 orang tenaga kerja.

Pembinaan Usaha

Perbedaan yang sedikit kurang diketahui masyarakat berikutnya, adalah pembinaan usaha antara UKM dan UMKM. Untuk usaha Mikro dibina oleh pemerintah Kabupaten, usaha kecil dibina pemerintah provinsi, sedangkan usaha menengah, skala pembinaannya mencapai nasional.

Demikian ulasan singkat tentang apa perbedaan UKM dan UMKM yang perlu anda tahu. Meskipun terdapat perbedaan dalam beberapa hal, tetapi tujuan keduanya adalah sama, meningkatkan perekonomian nasional. Jadi jangan pernah merasa ragu untuk membeli dari para pengusaha UKM dan UMKM yang ada di daerah anda.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *