Banner Anda disini
Hubungi:
021-5331626
iklan@berani.co.id
Latar Belakang Koran Berani
Berdasarkan penelitian dari Programme for International Student Assessment (PISA) 2003,
dari 40 negara yang diteliti, kemampuan membaca anak-anak Indonesia usia 9 -14 tahun berada
pada urutan terakhir, yaitu urutan ke-40. Hanya 30 persen dari isi bacaan yang mereka baca,
dapat mereka pahami. Kemampuan membaca yang lemah ini disebabkan karena minat baca kebanyakan
anak-anak Indonesia yang rendah.
Apa yang akan terjadi pada Indonesia, ketika anak-anak tersebut memasuki usia perguruan tinggi,
dunia pekerjaan dan saat menjadi pemimpin bangsa? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang kemudian
´memanggil´ kami untuk ikut bergabung bersama dengan sahabat-sahabat yang sudah lama menekuni
usaha meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia .
Mengapa Surat Kabar Harian?
Media cetak berupa suratkabar harian menjadi pilihan karena:
- Dapat menyajikan berita dan memberi pemahaman mengenai kejadian dan peristiwa sehari-hari.
- Dapat mengajak anak-anak untuk mencari berbagai keutamaan serta penalaran ´sebab dan akibat´ yang terdapat dalam kehidupan kongkrit manusia setiap hari.
- Dapat mengembangkan anak sebagai pribadi yang utuh (yang hidup dalam dunia yang nyata dan kongkrit).
Koran Anak Berani
Koran BERANI terbit pertama kali pada tanggal 8 April 2006 . Ia terbit setiap hari dengan
16 halaman mulai dari hari Senin sampai dengan hari Jumat. Pada setiap terbitan selalu
disajikan berita-berita terkini Nasional , Dunia , Liputan Tematis , Acara TV , Trend ,
Olahraga , dan Tokoh . Setiap Liputan Tematis selalu dikaitkan dengan kebutuhan kurikulum sekolah.
Saat ini koran BERANI telah masuk ke sekolah-sekolah di wilayah Jabodetabek, Bandung ,
Semarang , Yogyakarta , Surabaya , dan Malang . Untuk waktu mendatang, diharapkan koran BERANI
dapat hadir di seluruh wilayah Nusantara.
BERANI sebagai satu-satunya koran anak di Indonesia , yang terbit setiap hari,
menawarkan sebuah alternatif baru dalam pengembangan kemampuan membaca dari anak-anak.
Alternatif itu adalah, “membawa anak-anak melalui berita sehari-hari, yang ditulis dari
sudut pandang mereka, menuju sebuah dunia dan cakrawala baru, yaitu menjadi
warga negara yang lebih bertanggungjawab”.