Sebagai salah satu kota besar di Jawa Barat, Sukabumi memiliki sejarah yang cukup unik di balik penamaannya. Nama Sukabumi berasal dari kata bahasa Sunda yaitu “Suka” dan “Bumen”. Konon, karena kota ini memiliki udara yang dingin, sejuk, dan segar, para pendatang yang datang ke kota ini tidak mau pindah ke tempat lain. Mereka suka “bumen-bumen” yang artinya mereka suka bertempat tinggal di kota ini. Pusat Kota Sukabumi terletak di Pelabuhan Ratu.
Pada 1 April 1914, pemerintah Hindia Belanda menjadikan Sukabumi sebagai wilayah administrasi sipil (Burgerlijk Bestuur) yang berstatus kotamadya karena di kota ini banyak bermukim orang Belanda dan Eropa. 1 April kemudian juga ditetapkan sebagai hari jadi kota ini karena pada tanggal itu Belanda memenangkan pertempuran melawan Spanyol.
Pada Mei 1926, setelah resmi menjadi daerah otonom, Sukabumi memiliki walikota pertama, yaitu G.F. Rambonnet.
Pada masa inilah Sukabumi mengalami kemajuan pesat dengan dibangunnya stasiun kereta api, masjid, gereja, pembangkit listrik, dan sekolah-sekolah.
Kota Wisata Belanja
Kota Sukabumi ini merupakan pusat kegiatan wilayah Jakarta Barat Selatan (Sukabumi, Cianjur). Di kota ini juga terdapat berbagai pusat perbelanjaan modern. Pemerintah kota Sukabumi bertekad untuk menjadikan Sukabumi sebagai daerah tujuan wisata belanja di Jawa Barat.
Sukabumi tidak mau kalah dengan kota tetangganya, Bandung, yang sudah lebih dulu menyandang sebutan “Paris Van Java”.
Wisata Alam
Selain memiliki berbagai macam makanan khas, kota ini juga memiliki potensi alam yang tidak kalah menarik dibandingkan daerah lain di Indonesia. Panorama alamnya ternyata sangat cantik. Pantai-pantainya ternyata juga menjadi tempat favorit bagi para penggemar olahraga selancar (surfing).
Sungai Citarik termasyhur di kalangan pecinta olahraga arung jeram.
Satu tempat yang pasti sudah akrab di telinga kalian adalah Pelabuhan Ratu, yang merupakan ibukota dari Sukabumi. Pelabuhan Ratu terkenal dengan objek wisata pantainya. Di sini kalian bisa menyewa perahu cadik tradisional atau makan seafood sepuasnya.
Pantai lainnya yang tak kalah cantik adalah Pantai Ujung Genting. Pantai ini sangat bersih karena masih jarang dikunjungi orang. Di sini, kalian bisa melihat penyu yang sedang bertelur atau ikut nelayan menangkap lobster (udang besar).