berita detail

Peringatan 40 Hari Wafatnya Gus Dur
Jombang - Jawa Timur -  9-Feb-2010

Puluhan ribu peziarah membanjiri peringatan 40 hari wafatnya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Minggu malam (7/2). Ribuan peziarah bahkan masih tampak terus berdatangan ke kompleks makam Gus Dur tersebut hingga Senin (8/2).

Sejak hari pertama sampai hari ini, makam Gus Dur memang terus didatangi ribuan peziarah setiap hari. Pada Minggu (7/2), puluhan ribu peziarah yang datang ke Jombang untuk memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur sudah mulai memadati lokasi sejak siang. Hujan lebat yang turun tidak menyurutkan langkah para peziarah.

Pembacaan Surat Yasin dan tahlilan mengawali proses peringatan tersebut. Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama, seperti KH Mustofa Bisri dan KH Maimun Zubair, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, turut menghadiri acara.

Peduli Kebebasan Beragama

Tahlilan memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur juga digelar di sejumlah daerah. Di antaranya, di Ende (Nusa Tenggara Timur) serta Solo dan Tegal (Jawa Tengah). Sementara itu, peringatan di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta, diwarnai acara Forum Lintas Budaya yang dihadiri sejumlah tokoh agama. Putri Gus Dur, Yenny Zannuba Wahid, dalam sambutannya menyatakan, “Gus Dur adalah sosok pemimpin yang sangat peduli terhadap kebebasan beragama”.

Patung Gus Dur

Nah, di Magelang, Jawa Tengah, Komunitas Seniman Lima Gunung memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur dengan cara yang berbeda. Sejak Jumat (5/2), mereka menuangkan semua ingatan tentang Gus Dur dalam bentuk empat karya seni patung dan empat lukisan. Semua karya seni itu dipajang di Studio Mendut, Magelang.


Liputan/penulis: ITA
Sumber: Redaksi

Kirim ke teman:
Nama kamu:

Judul:

Email kamu:

Email teman:
Pesan: