Melihat Harimau Berenang di Taman Margasatwa Ragunan
Ada banyak cara untuk kita menghabiskan waktu liburan yang bermanfaat. Salah satunya dengan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Wisata di TMR termasuk murah, menyenangkan, dan bermanfaat.
Taman Margasatwa Ragunan (TMR) merupakan kebun binatang terbesar di kawasan Asia Tenggara. TMR diresmikan pada 22 Juni 1966 oleh Bapak Ali Sadikin (Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu). Luas TMR sekitar 140 hektare. Lokasi TMR mudah dicapai dengan kendaraan pribadi maupun umum. Harga tiket masuk ke TMR pun cukup murah, yaitu Rp3.000 (untuk anak-anak) dan Rp4.000 (untuk orang dewasa).
Ribuan Koleksi Hewan
Suasana di TMR sangat sejuk dan tidak panas karena banyak pepohonan hijau. Jadi, pengunjung dapat sepuasnya berkeliling dan melihat koleksi hewan yang ada di TMR. Bila kita tidak kuat berjalan kaki, kita bisa menyewa sepeda atau naik kereta keliling.
Koleksi hewan di TMR cukup lengkap. Jumlahnya ada 3.808 ekor hewan. Jumlah itu terdiri dari hewan mamalia (1.133 ekor), reptil (379 ekor), ikan-ikanan (168 ekor), dan unggas (2.128). Contoh hewan-hewan tersebut adalah harimau, komodo, anoa, kera, rusa, gajah, burung pelikan dan burung merak. Ada pula hewan yang didatangkan dari negara lain, seperti harimau siberia, singa afrika, dan harimau putih india.
Masing-masing hewan di TMR punya perawatnya sendiri, lho. Para perawat hewan itu sering memperlakukan hewan itu seperti merawat anak manusia. Bila hewan itu sakit, maka hewan itu akan diberi obat dengan cara mencampurkannya ke dalam makanan. Bila sakitnya cukup parah, maka hewan itu akan dirawat di rumah sakit khusus hewan yang ada di TMR.
Harimau Berenang
Ada pengalaman menarik saat kami berkunjung ke TMR. Kami sempat melihat harimau berenang di kolam di dalam kandangnya. Tidak disangka ya, harimau pandai juga berenang. Mungkin di alam liarnya, harimau juga memakan hewan yang hidup di sungai, seperti ikan dan kura-kura. Apakah teman-teman tahu, harimau adalah hewan mamalia yang penyendiri (solitaire). Harimau baru mau berkumpul dengan teman-temannya saat masa berkembang biak. Atau, saat induk harimau melahirkan dan mengasuh anaknya sampai usia setahun. Setelah itu, sang anak dibiarkan hidup terpisah. Kasihan ya anak harimau itu. Namun, di TMR para hewan buas seperti harimau, hidup bersama di kandangnya.
Hewan buas seperti harimau, mendapat jatah makanan sekali dalam sehari pada sore hari. Banyaknya sekitar 5 kilogram, seperti daging mentah, ikan, atau ayam. Para hewan buas, biasanya terlihat aktif pada pagi hari hingga pukul 11 siang. Siang hari hewan buas akan istirahat atau tidur. Mereka akan aktif kembali setelah pukul 3 sore sampai malam. Nah, agar hewan buas terlihat aktif saat TMR ramai, hewan itu dipuasakan dahulu.