berita detail

Museum Bawah Laut Terbesar di Dunia
Meksiko -  23-Oct-2009

Kerusakan yang dialami bumi kita tercinta, telah mencapai batas yang patut dikhawatirkan. Pemanasan global dan bencana alam merupakan faktor yang membuat bumi kita ini berkurang keindahannya.

Seperti yang kamu ketahui, bumi kita ini terdiri dari daratan dan lautan. Di daratan, kita bisa melihat banyak pemandangan alam yang memesona, contohnya seperti gunung berapi. Di lautan, kita juga memiliki pemandangan yang tidak kalah indahnya. Kehidupan bawah laut menyajikan begitu banyak pemandangan sedap mata yang tidak terkira. Namun, kehidupan di bawah laut sering terusik oleh kelakuan manusia yang kurang bertanggung jawab. Manusia mengambil terumbu karang untuk dijual, menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan—membuat ekosistem laut juga ikut rusak, membuang limbah pabrik ke laut, dan sebagainya.

Selain itu, kunjungan turis ke tempat-tempat wisata laut justru membuat keberadaan terumbu karang tidak lestari. Mengapa? Karena, para turis melakukan penyelaman ke bawah laut, langsung melakukan kontak dengan terumbu karang. Dengan begitu, peluang terumbu karang menjadi rusak semakin besar.

Bangun Museum

Empat dari 400 buah patung akan ditenggelamkan di dasar laut Karibia pada November mendatang. Subaquatic Sculpture Museum akan menjadi museum terbesar di dunia karena memiliki 400 buah patung. Patung ini rencananya akan diletakkan di dasar laut sebagai rumah tumbuhan alga dan ribuan ikan berwarna-warni. Bahan yang digunakan untuk membuat patung ini tentu saja ramah lingkungan. Patung-patung itu juga akan diletakkan di tempat yang berjauhan dengan habitat terumbu karang.

Museum ini akan dibangun di Taman Nasional Pantai Barat, Semenanjung Yucatan, Cancun, Meksiko. Tiap tahunnya, taman laut tersebut menyedot sekitar 300.000 turis. Nah, diharapkan, dengan adanya museum bawah laut, para turis beralih mengunjungi museum tersebut.

Pembangunan museum ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pengunjung taman laut. Dengan begitu, keberadaan terumbu karang dapat tetap lestari tanpa gangguan manusia.

Ini adalah salah satu strategi yang cukup bagus. Karena, negara (Meksiko) tetap akan mendapatkan pemasukan tanpa harus khawatir akan kerusakan yang terjadi pada taman laut mereka.

Untuk kamu ketahui, kunjungan para turis ke taman laut di Meksiko memang sedikit membuat pemerintah cemas. Karena, kedatangan turis mengganggu ketenangan ekosistem laut sehingga membawa mereka ke kepunahan


Liputan/penulis: LUQ
Sumber: Redaksi

Kirim ke teman:
Nama kamu:

Judul:

Email kamu:

Email teman:
Pesan: